Widari Masythari
Sabtu, 12 Mei 2012
Jumat, 11 Mei 2012
GALAU
Galau ...
kata ini sepertinya sudah ada sejak zaman nenek moyang kita, , toh di Kamus Besar Bahasa Indonesia sudah ada definisinya.
ber · ga · lau a sibuk massal; banyak sekali; kacau tidak karuan (pikiran); ke · ga · lau · an n sifat (keadaan hal) galau
ada beberapa sinonim dari kata galau, diantaranya: pakau, nanar, cemas, resah dan was-was.
kalau asal mula yang ini saya kurang tahu, coba kita tanyakan saja pada rumput yang bergoyang # eh.
Sedangkan, istilah glau yang saya maksud disini adalah 'galau'. Pake tanda petik.
Pertama
kali, saya mendengar istilah 'galau' ini dari seorang dosen Fisika
Medik yang mengatakan: "Kalian ini jangan 'galau' karena dapet nilai
sisir (baca: E), termodinamika itu menyenangkan." atau seorang teman
yang berkata "eh, gue lagi galau nih mikirin si ehm ehm .. "
Saat
itu, saya menangkapnya istilah galau yang ia sampaikan, bukan galau
biasa, karena saaat itu istilah galau sedang mulai populer.
adalagi
yang mendefinisikan 'galau' itu adalah sifat seseroang saat sedang ehm
ehm dengan seseorang. bisa kita lihat dati status-status facebook- nya
atau kicauan twitter- nya yang sedang 'menggalau', atau mereka yang
sedang SNSD (Siap Nikah Siap Dilamar) # eaaa.
Menurut pak
Jamil definisi galau itu banyak. Galau itu heboh sendiri. Galau itu
bingung antara berbagai pilihan. Galau itu gelisah yang sangat parah.
Galau itu bingung sendiri dan gak jelas maunya apa. Galau berkepanjangan
bisa membuat hidup kacau. Galau tak baik dipelihara terlalu lama, sebab
itu berbahaya untuk hidup Anda.
Bagaimana agar tidak galau? Saya menyarankan beberapa hal.
Pertama,
tentukan impian hidup. Kinerja terbaik apa yang akan Anda raih di
kehidupan dunia ini? Jejak apa yang akan Anda tinggalkan di semesta yang
membuat Anda dikenang generasi berikutnya? Kebaikan apa yang akan Anda
persembahkan kepada-Nya sehingga Anda layak meminta surga-Nya? Fokuskan
hidup Anda untuk mewujudkan impian yang telah Anda tetapkan.
Kedua,
menjauh dari informasi negatif. Pastikan hanya menonton acara televisi
yang berkualitas, bukan acara gosip atau berita-berita yang "mengotori"
pikiran dan hati. Kapan aktif di twitter pastikan follow orang-orang
yang menyebarkan kebaikan bukan yang "menularkan" kegalauan.
Ketiga,
pastikan ucapan dan tindakan Anda selalu positif. Ucapan dan tindakan
bukan hanya saat bicara langsung kepada orang termasuk saat membuat
status di dunia maya (Facebook, twitter dll). Sebab saat Anda berbicara
atau bertindak negatif kemudian mendapat respon, saat itulah hal negatif
itu semakin heboh. Tanpa Anda sadari, hal negatif itu kemudian
"meracuni" pikiran dan hati Anda, membuat Anda gelisah dan semakin
galau.
Keempat, pergaulilah orang yang positif. Carilah
komunitas-komunitas yang positif dan sesuai dengan profesi Anda.
Ingatlah, 10 tahun yang akan datang tergantung dengan siapa Anda bergaul
dan bersahabat saat ini. Kapan saat ini Anda bergaul akrab dengan orang
yang galau, 10 tahun yang akan datang hidup Andapun bisa galau dan
kacau.
Berikut ini fitur-fitur penderita 'galau';
Inti
dari status di social media adalah keluhan pribadinya tentang
kehidupannya sehari-hari, biasanya dipengaruhi oleh mood yang sedang
buruk.
Self-centered
Semua pembicaraannya lebih banyak tentang dia, dia dan dia. Memuji diri sendiri yang berlebihan.
Membiarkan masalah pribadi diumbar ke publik
yang seperti ini lama-lama bikin ill feel dan risih celakalah kalau sampai menyebut nama
Membuat banyak status dalam waktu singkat
Saking
aktifnya di dunia maya, dia bisa update status dalam hitungan menit
untuk menunjukkan betapa eksisnya dia dan betapa dia butuh teman curhat.
Aktif di banyak social media
ini
saja tidak cukup, dia akan membuat akun di Twitter, Plurk, Yahoo atau
sejenisnya, pokoknya yang bisa buat update status untuk mengabarkan ke
dunia pada perasaannya. Biar ga repot, biasanya dia menggunakan sistem
feed dimana cukup update status dari satu social media dan secara
otomatis akan terkirim ke beberapa akun social media .
nah,
ternyata meskipun kehebohan 'galau' baru terdengar setahun belakangan
ini, sebuah tim nasyid bernama "Suara Persaudaraan" telah mempopulerkan
lagu ini dalam sebuah almbum berjudul "bara dalam tadzkiyah, 'yang
duluncurkan pada tahun 1996. Salah satu nasyid nya berjudul galau.
Berikut ini kutipan nasyidnya.
"Di sebuah terminal bus
antar kota, seorang laki-laki dengan wajah berlinang air mata memandangi
anaknya dan melepasnya dengan bus yang menuju sebuah kota pelajar nan
dingin di belahan timur pulau jawa. Sang bapak sedih, kecewa, lantaran
perubahan yang terjadi pada anak gadisnya. Kerudung anaknya yang menutup
penuh aurat, membuatnya cemas sang gadis jauh dari jodohnya. Sehingga
ia merasa perlu menekan, agar kerudung yang menutup kecantikan anaknya
terlucuti kembali. Berkali-kali kakak sang gadis meyakinkan bapaknya,
bahwa jodoh adalah ketentuan Allah. Tidaklah pantas seorang wanita
memamerkan keindahan tubuhnya hanya untuk memicingkan laki-laki yang
belum tentu menjadi suaminya. Termenung kakak sang gadis menerawang biru
di langit jingga. Mulutnya bergumam: "
Sungguh lama nian ku terkubang di dalam tes
Saat terakhir tidak kunjung datang
Ku terpekur dalam bimbang
Ku harapkan kepada Tuhan
Akan datang seorang teman
mendampinginya di medan juang
Menepis segala rintangan menghadang
Sabarlah adikku sayang
Pertolongan Allah pasti kan datang
Dari arah yang tak terkirakan
Sabar dalam penantian
Percayalah kepada Tuhan
Semua adalah hanya tes
Pembukti iman dan ketaqwaan
penopang cinta dan ketabahan
Lihatlah di ufuk timur
Goresan fajar mulai membentang
Matahari pagi kan bersinar
ibaratkan janji Tuhan
Sungguh lama nian, ku terkubang di dalam tes
Saat terakhir tidak kunjung datang
Ku terrpekur dalam bimbang
Kuharapkan kepada Tuhan
Akan datang seorang teman
MendampinginyaDi medan juang
Menepis segala rintangan menghadang
Sabarlah, adikku sayang
Pertolongan Allah pasti kan datang
Dari arah yang tak terkirakan
Sabar dalam penantian
Percayalah kepada Tuhan
Semua adalah hanya tes
Pembukti iman dan ketaqwaan
penopang cinta dan ketabahan
Lihatlah di ufuk timur
Goresan fajar mulai membentang
Matahari pagi kan bersinar
ibaratkan janji Tuhan
Ibaratkan janji Tuhan
lalu berlanjut ke nasyid selanjutnya yang berjudul "hasrat hatiku",
Bila telah tiba masaku,
Untuk segera mengakhiri lajangku
Dengan segenap kemampuan Allah berikan
Insya Allah janjiku segera kutunaikan
Tapi bila kuraba dalam hati,
Datang seruntun pertanyaan silih berganti
Apakah semua kulakukan terlalu dini
Berdegup jantung di dada, kendalikan diri
Namun pernikahan begitu indah kudengar
Membuatku ingin segera melaksanakan
Namun bila kulihat aral melintang pukang,
Hatiku selalu maju mundur dibuatnya
Akhirnya aku segera tersadar,
Hanya pada Allah lah tempat aku bersandar
Yang akan menguatkan hatiku yang terkapar
Insya Allah azzamku akan terwujud lancar
* Tuh, galau itu jangan pada manusia, 'menggalau' lah pada yang bisa menyembuhkan kegalauan itu. Galau: God Always Love All of U
"Barangsiapa
yg ditimpa oleh kefakiran, kemudian dia mengadukannya kpd manusia, maka
kefakirannya tdk akan ditolak darinya. Dan barangsiapa yg ditimpa oleh
kefakiran, kmudian dia mengadukannya kpd Allah SWT, maka sungguh tlah
mndekati kepastian bhw Allah SWT memberikan rizqi baik didunia maupun di
akhirat. "(Hadits Abu Daud ra)
Langganan:
Postingan (Atom)
